Bonucci Mengatakan Jika Milan Memiliki Tradisi dan Mental Juara

Bek Leonardo Bonucci memberikan sebuah pendapat mengenai klub barunya, AC Milan. Dirinya mengatakan, jika sebuah klub tak bisa secara kebetulan saja menjadi juara tujuh kali di ajang Liga Champions Eropa. Dia menambahkan, jika pasti ada sebuah tradisi dan juga sebuah mental juara di balik keberhasilan tersebut.

 

Baca : Spalleti Menyesal Sudah Membelah Roma

 

Bek Leonardo Bonucci saat ini merupakan pemain AC Milan, setelah bek andalan tim nasional Italia tersebut bergabung dari tim dia sebelumnya, Juventus. Bonucci sendiri sebenarnya sudah cukup lama membela Juventus. Ia membela salah satu tim besar di Liga Italia tersebut selam tujuh tahun.

 

“Berpikir mengenai Milan (AC Milan), aku mengingat tradisi, sejarah dan kemenangan-kemenangan penting mereka,” ucap bek Leonardo Bonucci di Milan TV.

 

“Kalian tidak menjuarai Liga Champions tujuh kali dengan cara kebetulan. Hal tersebut artinya ada sebuah tradisi dan mental juara,” sambung bek Leonardo Bonucci.

 

“Saat ini, tugas kami ialah untuk membawa Milan kembali ke tempat yang sepantasnya.”

AC Milan sendiri sudah tujuh kali menjadi juara di kompetisi Liga Champions Eropa, yaitu musim 1962-1963, 1968-1969, 1988-1989, 1989-1990, 2002-2003, dan juga 2006-2007. Terakhir kali AC Milan mengikuti kompetisi bergengsi antar tim Elit Eropa tersebut adalah pada musim kompetisi 2013-2014.

 

Bek Leonardo Bonucci sendiri juga mengatakan jika ia sangat mengidolakan salah satu mantan pemain AC Milan, Alessandro Nesta. Bonucci mengidolakan salah satu pemain AC Milan di masa lalu itu saat dirinya masih kecil.

 

“Ketika masih kecil, aku kagum dengan legenda-legenda Rossoneri (julukan AC Milan). Pemain-pemain seperti  Maldini, Nesta, Nesta merupakan idolaku saat aku pertama kali memulai bermain sepakbola,” ucap Bonucci saat wawancara bersama La Gazzetta dello Sport.

 

Nesta merupakan pemain yang berposisi sebagai bek, dia pernah bermain untuk Lazio di musim 1993 sampai musim 2002. Ia kemudian bergabung dengan AC Milan di periode 2002 sampai 2012. Nesta sendiri juga salah satu pemain andalan di tim nasional Italia pada masa lalu, dirinya memperkuat timnas Italia pada periode 1996 sampai 2006.

 

Bonucci juga memberikan sebuah tanggapan mengenai salah satu rekan anyarnya di AC Milan, yaitu pemain belakang, Alessio Romagnoli.

 

“Dapatkah Alessio Romagnoli menjadi Nesta atau Thiago Silva yang anyar? Ya, hal tersebut kedengarannya baik.”

 

“Semoga aku dapat berguna di sini (AC Milan). Aku harap orang-orang juga mampu menjelaskan kepadaku tentang dunia Milan, karena ini beda dengan dunia Juve.”

 

Jadi dengan bergabungnya Bonucci yang merupakan salah satu bek terbaik di Italia bahkan Dunia, apakah AC Milan akan bisa berbicara banyak pada kompetisi yang sebentar lagi akan berlangsung? Apakah mereka bisa bersaing dengan Juventus dan juga AS Roma dalam perburuan gelar Liga Serie-A Italia? Mari kita nantikan kiprah Bonucci dan juga AC Milan.